Jakarta – Sebagai tuan rumah penyelenggara Asian Games 2018 Jakarta-Palembang,Indonesia tak siap menggelar 2 cabang olahraga (cabor) yakni, selancar dan skateboard, menyusul masuknya kedua cabor itu di Olimpiade 2020 Tokyo. Karena Indonesia belum memiliki venue memadai untuk menggelar selancar dan skateboard.
Tentunya ini berimbas kepada persiapan Indonesia menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Pasalnya, Dewan Olimpiade Asia (OCA) sejak dulu memang mewajibkan olahragaOlimpiade untuk dipertandingkan di Asian Games.
Padahal, dua olahraga ekstrim ini sama sekali belum masuk daftar cabang Asian Games sebelum ditetapkan Komite Olimpiade Internasional (IOC) memasukkannya di Tokyo 2020. Berbeda dengan tiga cabang Olimpiade baru lain bisbol/sofbol, panjat dinding, dan karate. Sebelumnya ketiga cabor ini masuk sebagai cabang non-olimpiade di Asian Games.
Wakil Presiden I Panitia Asian Games Indonesia (INASGOC), Muddai Madang mengatakan, cukup berat bagi Indonesia menggelar dua cabang ini. Apalagi, Indonesia belum memiliki venue memadai untuk menggelar selancar dan skateboard.
“Ya, kalau dadakan seperti ini ya berat juga. Dengan begini kan Indonesia harus ada anggaran lagi untuk menggarap venue. Selain itu, penanggungjawab kedua venue ini juga harus dicari lalu ditetapkan dalam Instruksi Presiden (Inpres),” ujar mantan Ketua Umum (Ketum) KONI Sumsel itu akhir pekan lalu.
Untuk itu, dalam Rapat Komite Koordinasi Kelima (COCOM V) pertengahan Oktober mendatang, INASGOC beserta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akan melobi OCA agar selancar danskateboard tidak dipertandingkan. Muddai berharap, OCA bisa mengabulkan keinginan INASGOC.
Selancar dan skateboard sendiri sebenarnya bukan olahraga asing di Indonesia karena cukup sering dimainkan masyarakat. Hanya saja, selama ini, keduanya lebih dikenal sebagai olahragarekreasi, bukan prestasi.
Di gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar), kedua cabang ini juga tidak dipertandingkan. Namun uniknya, ada beberapa atlet skateboard dan selancar Indonesiayang memiliki prestasi internasional. Sebut saja skateboarde, Januar Susanto yang menjuarai ajang FISE Sports Series 2016 di Prancis.
“Dan ada satu catatan lagi, federasi skateboard dan surfing (selancar) Indonesia belum masuk ke keanggotaan KOI,” ucap Wakil Sekjen INASGOC, Harry Warganegara Harun.
Sedangkan Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora), Gatot Dewa Broto enggan berkomentar banyak soal masuknya selancar dan skateboard sebagai cabang Olimpiade. Ia memilih untuk menunggu dulu hasil COCOM V.
Tapi intinya, jika OCA benar-benar mewajibkan kedua cabang ini, sosok yang juga Wakil Presiden II INASGOC itu menyatakan Indonesia harus siap. Meski, Indonesia sejatinya masih dipusingkan dengan belum jelasnya penanggungjawab tiga venue yakni BMX di Ceger, Cipayung; rugby di Stadion Soemantri Brodjonegoro; dan kriket di Cibubur.
sumber : beritasatu.com

Posting Komentar