TEMPO.CO, Jakarta - Club Med, salah satu pionir industri hospitality premium kelas dunia
tengah mempersiapkan ekspansi bisnis ke Lombok tahun ini.
Henri Giscard d’Estaing, Chairman and CEO of Club Med, mengatakan saat ini pihaknya sedang
melakukan proses penandatanganan kontrak antara Club Med dengan Kementerian Pariwisata
Indonesia guna membuka properti baru di Mandalika, Lombok.
“Proyek di Lombok ini merupakan refleksi dari Club Med Bali 30 tahun yang lalu. Jadi kami
membuka di kontur dan lokasi yang sama dengan Bali 30 tahun lalu, dimana kami bisa
mengundang tamu untuk datang tidak hanya menikmati keindahan Bali saat itu, tetapi menikmati
atau menghabiskan waktu juga di Lombok,” tuturnya kepada media, Selasa (6 September 2016).
Hal tersebut sejalan dengan salah satu prinsip Club Med yakni menjadi pionir dan menjadi DNA
dalam mencari lokasi atau destinasi terbaru, serta membuka atau mengembangkannya menjadi lokasi
tujuan pariwisata, imbuhnya.
“Oleh karena itu kami sangat tertarik dan bersemangat membuka di Mandalika dan kami
bersyukur dapat bekerjasama dengan ITDC karena mereka mendukung tidak hanya dari infrastruktur,
bahkan dari semua segi dalam membuat proyek ini,” ujarnya. Menurutnya, Indonesia memiliki
daerah yang sangat indah sehingga pihaknya berniat melakukan ekspansi di beberapa tempat lain.
Hanya saja, saat ini pihaknya masih fokus dalam pengembangan proyek properti yang telah ada
yakni di Bintan dan Bali.
“Kami akan membuka kegiatan baru yaitu surfing, dan tur ke kota lain sehingga semua tamu yang
datang bisa menikmati surfing di Bali dan tidak hanya sekedar di daerah Club Med Bali atau
Nusa Dua saja. Hal tersebut bertujuan agar tamu mempunyai kesempatan mengeksplor Bali
dan destinasi terkenal lainnya di sekitar Bali,” jelasnya.
Dia mengaku tidak menutup kemungkinan juga akan membuka properti di beberapa destinasi
terbaru di Indonesia dengan memegang prinsip - prinsip sustainability ecosystem, yakni menjaga
kelestarian alam yang sudah menjadi komitmen Club Med untuk tidak merusak lingkungan
atau alam. CEO of East and South Asia & Pacific (ESAP) Club Med, Xavier Desaulles,
menambahkan Indonesia sangat penting bagi Club Med karena Indonesia mempunyai orang-orang
yang ramah dan sangat menjunjung tinggi pelayanan.
“Orang-orang Indonesia juga sangat mengerti market serta cara memperlakukan tamu dengan baik
yang kebanyakan adalah keluarga. Sehingga kami yakin dapat terus mengembangkan bisnis kami
kedepannya,” ungkapnya.
sumber : bisnis.com


Posting Komentar